Ia mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar yang disaksikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Esa.
“Sumpah ini tidak main-main. Ini disaksikan langsung oleh Allah SWT. Maka jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Dalam arahannya, Debby secara khusus menekankan pentingnya pelayanan kepada masyarakat yang dilakukan dengan hati, bukan sekadar menggugurkan kewajiban.
“Bangunlah desa dan rangkul masyarakat. Berikan pelayanan terbaik dan jadilah pelayan rakyat. Layani warga dengan hati,” tuturnya.
Ia juga meminta para Pj Kades agar responsif terhadap setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat serta mampu menjaga stabilitas dan kondusivitas desa.
“Jangan sampai masalah kecil membesar hanya karena lambat ditangani. Rapatkan internal, cari solusi, dan jangan biarkan kegaduhan terjadi di desa,” pesannya.
Debby turut menyoroti derasnya arus informasi di media sosial yang kerap belum terverifikasi kebenarannya. Ia meminta para Pj kepala desa bersikap cepat, cermat, dan bijak dalam merespons berbagai isu yang berkembang.
“Informasi sekarang sangat cepat menyebar. Jangan langsung dipercaya. Lakukan klarifikasi dengan cepat agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” paparnya.
Di akhir sambutannya, Debby menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan akan terus bersinergi dan memberikan dukungan penuh kepada pemerintahan desa dalam menjalankan program pembangunan.
Ia optimistis dengan kepemimpinan Suhar dan Rosyadi, Desa Bangka Kota dan Desa Tiram akan semakin maju dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami yakin tidak salah pilih. Pak Rosyadi dan Pak Suhar adalah tipe pekerja. Jagalah amanah masyarakat, jadilah pelayan rakyat. Dengan sinergi yang kuat, insya Allah Bangka Selatan akan semakin maju,” pungkasnya. (*)
















