“Kami ingin belajar di tempat terbaik. Saya yakin, dengan dukungan dan lingkungan yang mendukung, saya bisa berkembang lebih baik di sana,” ujar Aufal.
Para peserta yang hadir di Batam telah melewati seleksi administrasi dan survei lapangan. Total, terdapat 63 siswa yang mengikuti seleksi tahap kedua ini, yang berlangsung dari 10 hingga 15 Mei 2025.
Jumlah pendaftar program beasiswa ini juga meningkat dari tahun sebelumnya, yakni dari 211 peserta menjadi 248 peserta pada tahun ajaran 2025/2026.
Veronika, salah satu orang tua peserta, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan PT Timah terhadap proses seleksi ini. Ia berharap program ini bisa menjadi jalan anaknya untuk tumbuh menjadi pribadi mandiri dan berprestasi.
“Segalanya difasilitasi oleh PT Timah, dari akomodasi hingga pelaksanaan tes. Kami sangat terbantu dan berharap anak kami bisa lulus,” ujarnya.
Program Kelas Beasiswa Pemali Boarding School merupakan bagian dari komitmen PT Timah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Program ini menyasar pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu, dengan sistem seleksi ketat untuk memastikan peserta benar-benar memenuhi kriteria baik secara akademik maupun kondisi sosial ekonomi.
Melalui pendidikan yang berkualitas dan berasrama di SMAN 1 Pemali, PT Timah berharap bisa turut membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda. (*)















