SEKILASINDONEWS.COM – Universitas Bangka Belitung (UBB) resmi menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia melalui Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan, yang dirangkaikan dengan kuliah umum di lingkungan kampus.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat literasi ekonomi mahasiswa, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Tak sekadar memberikan bantuan pendidikan, program ini juga membuka ruang kolaborasi akademik melalui riset dan kajian ekonomi yang melibatkan mahasiswa secara langsung. Tujuannya, menjembatani pemahaman teori di bangku kuliah dengan praktik kebijakan ekonomi di tingkat nasional.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UBB dan Bank Indonesia.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UBB, Devi Valeriani, menegaskan kemitraan ini menjadi langkah penting dalam menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap dinamika ekonomi global.
“Program ini tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam kajian ekonomi berbasis data dan kebijakan riil,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada 2026 program ini akan menjangkau puluhan mahasiswa penerima manfaat. Selain dukungan finansial, mahasiswa juga akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan ilmiah, seperti survei dan kajian kebanksentralan.
“Ini menjadi ruang belajar yang lebih luas, tidak hanya memahami konsep, tetapi juga bagaimana kebijakan ekonomi dirancang dan dijalankan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, menyebut kolaborasi ini sebagai upaya konkret dalam meningkatkan literasi ekonomi generasi muda.


















