SEKILASINDONEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membidik rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) melalui pembuatan terasi, sekaligus mendorong pelaku UMKM naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.
Langkah ini dibahas dalam audiensi antara Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, dan Kepala Kantor OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Wijaya, di ruang kerja wakil bupati, Senin (27/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mematangkan rencana kegiatan “Kemilau Pesona” yang akan menjadi panggung pemecahan rekor MURI pembuatan terasi, produk unggulan khas Bangka Selatan.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, menegaskan agenda ini tidak sekadar mengejar rekor, melainkan strategi konkret untuk mengangkat ekonomi masyarakat.
“Kami tidak ingin ini berhenti di seremoni. Target kami bagaimana agar UMKM terasi di Bangka Selatan harus naik kelas dan memiliki akses pasar yang lebih luas,” tegas Debby.
Menurutnya, terasi bukan hanya produk, tetapi sudah menjadi ikon produk unggulan Bangka Selatan. Selain itu, terasi juga memiliki dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil di sektor pengolahan hasil laut.
Karena itu, seluruh pelaku usaha terasi direncanakan dilibatkan agar manfaatnya dirasakan secara merata.
“Terasi ini bukan sekadar produk unggulan, tapi sebagai identitas daerah. Dengan momentum ini, kami ingin mendorong agar produk lokal bisa dikenal lebih luas, bahkan menembus pasar nasional hingga internasional,” lanjutnya.


















