“Oleh karena itu, kami memberikan penyuluhan langsung agar para pelaku usaha memahami kewajiban perpajakan mereka. Selain makan minum, kami juga sampaikan informasi soal jasa parkir dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),” ujarnya.
Dedi mengapresiasi respons para pengusaha yang dinilai cukup kooperatif. Ia menyebut sosialisasi berjalan lancar tanpa kendala berarti, bahkan para pelaku usaha memberikan data usaha mereka secara transparan.
“Para pengusaha menyambut baik langkah ini. Pada prinsipnya, mereka mendukung agar penerapan pajak dilakukan secara adil dan merata, tidak hanya menyasar pihak-pihak tertentu,” ucapnya.
Ia menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Basel untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah. Bupati Bangka Selatan, lanjut Dedi, memberikan perhatian khusus terhadap upaya peningkatan PAD.
“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah dengan menjadi wajib pajak yang tertib dan sadar akan kontribusinya,” pungkas Dedi. (*)
















