Menurutnya, pameran produk unggulan yang digelar bersamaan dengan LKS dan FLS3N bukan sekadar ajang menunjukkan kemampuan siswa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran mengenai dunia usaha, pemasaran, dan inovasi produk.
Sementara itu, Dessy Ayutrisna menilai kegiatan tersebut efektif memperkenalkan karya siswa kepada masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif dan inovatif.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus digaungkan dan mendapat dukungan penuh. Karya-karya anak SMK itu luar biasa. Setiap sekolah memiliki produk unggulan dan keunikan masing-masing.
Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat bisa melihat langsung kualitas dan kreativitas yang dimiliki para siswa,” ujar Dessy.
Pemerintah Provinsi Bangka Belitung berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai wadah pengembangan potensi pelajar sekaligus mendorong lahirnya generasi yang berprestasi, kreatif, dan memiliki daya saing hingga tingkat nasional maupun global.
Redaksi.
















