Selain bermain, para relawan juga mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas interaktif lainnya, seperti belajar pengetahuan baru dan bernyanyi bersama. Dalam salah satu video yang beredar, relawan tampak memandu anak-anak menyanyikan lagu Indonesia Raya di dalam tenda pengungsian.
“Kami juga memberikan pengetahuan yang banyak kepada anak-anak, seperti apa itu gajah atau hewan di Sumatra. Semua itu bisa membantu mereka menghilangkan beban dari bencana, lebih dapat ilmu, dan keceriaan bersama,” imbuh dia.
Tak hanya menghadirkan keceriaan, relawan juga membuka ruang aman bagi anak-anak pengungsi untuk mengekspresikan perasaan mereka, termasuk rasa sedih yang dialami akibat bencana.
“Kami membantu masyarakat mengurangi rasa trauma dan meringankan perasaan mereka dan _sharing_ mengenai kesedihan dan segala macamnya, sehingga masyarakat tidak sendirian,” ujarnya.
Herman Yakub.
















