Tahun depan, targetnya setiap RW menjalankan bank sampah.
Saat ini, timbulan sampah harian di Pangkalpinang mencapai 130–150 ton. Angka itu dinilai tinggi dan perlu penanganan serius di semua lini, dari permukiman, pasar, sekolah, hingga kantor pemerintahan.
“Kita mohon semua bergerak. Bukan hanya bersih di jalan, tapi juga di drainase,” kata Suharto.
DLH juga mengajak warga melakukan penghijauan untuk menciptakan lingkungan bersih dan teduh.
Pangkalpinang pernah meraih Adipura delapan kali, tapi sudah lama tidak mendapatkannya.
“Harapan kita tahun ini minimal dapat sertifikat Adipura. Jangan sampai dicap kota kotor,” pungkasnya. (*)





















