Pemkab Basel, kata Hefi, akan berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk merapikan seluruh stok pakaian, termasuk membenahi tempat penyimpanannya agar proses pengambilan bantuan oleh warga dapat berlangsung lebih mudah.
“Kami bersama tim di lapangan akan segera menata kembali pakaian-pakaian yang telah didonasikan, termasuk merapikan tempat penyimpanannya agar lebih baik dan teratur. Dengan demikian, masyarakat yang terdampak kebakaran bisa lebih mudah mengambil serta memilih pakaian yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Hefi menegaskan, melimpahnya bantuan yang diterima merupakan bukti kuat kepedulian dan solidaritas masyarakat terhadap warga Dusun Serdang yang tengah menghadapi masa sulit setelah kebakaran melanda permukiman mereka.
Berbagai bantuan yang datang dari masyarakat, komunitas, pihak swasta, dan para donatur menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan warga terdampak selama masa pemulihan.
Karena itu, Pemkab Basel berharap dukungan tersebut dapat diimbangi dengan pengelolaan bantuan yang tertib sehingga pakaian yang telah terkumpul benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga penataan stok pakaian ini dapat mendukung pengelolaan bantuan secara lebih tertib dan optimal, sehingga donasi yang telah terkumpul benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak,” pungkas Hefi. (*)














