Sementara itu, Kepala DP3ACSKB Babel, Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd., yang hadir mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, membuka kegiatan sosialisasi kebijakan PUG secara resmi. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memperkuat implementasi PUG.
“Pelaksanaan PUG bukan hanya menjadi tanggung jawab DP3ACSKB Babel, melainkan seluruh organisasi perangkat daerah. Kita berharap kerja sama ini bisa membantu mengatasi persoalan kesenjangan gender sekaligus mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Babel,” tegas Asyraf.
Ia menjelaskan, capaian IPM Bangka Belitung pada tahun 2024 tercatat di angka 74,55, naik dari 74,08 pada tahun sebelumnya. Pada 2025 ini, IPM ditargetkan kembali meningkat menjadi 75,02.
“Upaya pengarusutamaan gender diharapkan mampu memberi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembangunan manusia di daerah kita,” ujarnya.
Selain itu, Asyraf menambahkan bahwa Bangka Belitung juga menargetkan kembali meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementerian PPPA, sebagai bentuk apresiasi atas capaian pelaksanaan PUG di daerah.
“Melalui sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak pihak memahami pentingnya kebijakan responsif gender, sehingga implementasi PUG di Bangka Belitung bisa berjalan lebih kuat, terukur, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)














