Sekilasnews.com JAKARTA – Komisi V DPR RI menyoroti kondisi pembangunan Tol Gilimanuk–Mengwi dan penanganan abrasi pantai di Bali menjadi sorotan DPR. Pemerintah diminta bergerak cepat agar persoalan infrastruktur tidak memicu masalah baru.
Hal ini, ditegaskan oleh Kapoksi Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS), dalam rapat kerja Komisi V DPR RI, Rabu (8/4/2026).
DPR mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret dan terukur.
Jika tidak, persoalan infrastruktur dan lingkungan dikhawatirkan dapat menggerus daya saing pariwisata Bali di tingkat global.
Anggota Komisi V DPR Danang Wicaksana Sulistya menilai ketidakjelasan progres proyek tol berpotensi menghambat upaya mengurai kemacetan di Pulau Dewata.
“Kami minta Kementerian PU betul-betul memperhatikan jalur calon tol Gilimanuk–Mengwi, terutama kejelasan timeline-nya. Jangan sampai sudah ada penlok, tetapi proyeknya tidak berjalan,” ujarnya.
Danang mengingatkan pemerintah agar tidak mengulangi pengalaman di Daerah Istimewa Yogyakarta, di mana proyek tol sempat terhambat akibat persoalan desain meski penetapan lokasi telah dilakukan.
Menurutnya, kondisi Bali yang memiliki keterbatasan ruang membuat pelebaran jalan sulit dilakukan. Karena itu, pembangunan tol menjadi solusi strategis yang harus segera direalisasikan.

















