“Kita tak boleh stagnan. Harus ada terobosan dalam menggali potensi daerah. APBD yang kuat menunjukkan daerah yang mandiri,” tegasnya.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya sinergi antara Pemprov dan DPRD agar pembahasan RAPBD berjalan efektif. “Kolaborasi adalah kunci. Pemerintah dan DPRD harus satu langkah agar program prioritas segera berjalan,” ujarnya.
Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar, yang menyambut baik arahan tersebut dan menegaskan komitmen lembaganya mendukung arah kebijakan fiskal pemerintah daerah.
“Kami di DPRD siap membahas secara terbuka dan objektif agar RAPBD 2026 benar-benar berpihak pada rakyat,” katanya.
Rapat paripurna ini menjadi tonggak awal pembahasan anggaran yang akan menentukan arah pembangunan Babel pada tahun depan.
Sinergi antara legislatif dan eksekutif diharapkan mampu memperkuat transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

















