Anggota Komisi II DPRD Babel, Rina Tarol, menyebutkan bahwa masih banyak sektor yang memiliki potensi besar namun belum maksimal digarap.
Ia menyoroti peluang pendapatan tambahan dari sektor pajak kendaraan bermotor, pajak air permukaan, dan pajak pasir.
“Kami masih memiliki banyak potensi yang belum digali secara optimal. Hal ini perlu diperhatikan agar defisit ini bisa segera ditangani,” kata Rina.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Babel, Fery Afriyanto, memastikan bahwa pihaknya akan memperkuat kerja sama dengan Ditlantas Polda Babel untuk menertibkan pajak kendaraan bermotor, termasuk kendaraan yang berasal dari luar daerah. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemungutan pajak.
Fery juga menambahkan bahwa sektor pertambangan, perkebunan, dan industri akan dioptimalkan untuk mendongkrak pendapatan daerah.
“Kami akan terus memantau dan memastikan data Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) agar pemungutannya berjalan maksimal,” pungkasnya.
Dalam rapat tersebut, perwakilan Pertamina Pangkalbalam turut memberikan kontribusi dengan memaparkan peluang dari sektor energi yang dapat mendukung peningkatan PAD.
Rapat tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki kondisi keuangan dan memperkuat ekonomi Babel ke depan.
















