Menurut dia, SMK merupakan lembaga pendidikan vokasi yang dirancang untuk mencetak tenaga kerja terampil dan siap memasuki dunia kerja.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan BP2MI dinilai penting untuk memperluas akses masyarakat Babel ke pasar kerja internasional melalui jalur resmi.
Selain kompetensi teknis, kesiapan mental dan pemahaman regulasi juga menjadi perhatian utama.
DPRD mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jalur ilegal untuk bekerja di luar negeri.
Kalau mau bekerja ke luar negeri, jangan pernah lewat jalur ilegal.
Pemerintah daerah bersama kementerian terkait telah menyiapkan jalur-jalur legal dan resmi yang aman.
“Perubahan pola pikir ke arah yang lebih aman dan terstruktur ini harus kita tanamkan dari sekarang,” kata Eddy.
Redaksi.
















