Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

DPRD minta APBD tanggung operasional agar zakat tepat sasaran maksimal

×

DPRD minta APBD tanggung operasional agar zakat tepat sasaran maksimal

Sebarkan artikel ini

SEKILASINDONEWS .COM– Ketua DPRD Provinsi  Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, menyoroti minimnya anggaran operasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) provinsi yang dinilai belum sebanding dengan peran strategisnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Didit saat mendorong optimalisasi pengelolaan dana zakat, Selasa (7/4/2026).

Ia mengaku terkejut mengetahui alokasi anggaran operasional BAZNAS dari APBD hanya sekitar Rp120 juta per tahun.

“Saya kaget, ternyata biaya operasional BAZNAS itu hanya dianggarkan oleh APBD Rp120 juta. Pertanyaannya, di mana pemerintah hadir?” kata Didit.

Menurut dia, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014, biaya operasional BAZNAS seharusnya ditanggung penuh oleh APBD agar tidak membebani dana zakat masyarakat.

“Itu mengamanatkan biaya operasional ditanggung APBD, sehingga tidak mengganggu dana muzakki. Walaupun secara aturan diperbolehkan, tetapi secara moral kurang etis,” ujarnya.

Didit menyebut terdapat sekitar 5.045 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bangka Belitung yang berpotensi menjadi pembayar zakat profesi. Ia pun meminta masyarakat memberi kepercayaan kepada pengurus BAZNAS yang baru dilantik tiga bulan lalu.

“Saya berharap memberikan kepercayaan kepada BAZNAS untuk mengelola zakat profesi sebesar 2,5 persen, khusus ASN muslim,” ujarnya.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel