Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Dua kabel beroperasi satu cadangan, pasok listrik lebih efisien Bangka-Belitung

×

Dua kabel beroperasi satu cadangan, pasok listrik lebih efisien Bangka-Belitung

Sebarkan artikel ini

Data operasional PLN mencatat, Sistem Bangka memiliki daya mampu pasok sebesar 241,05 MW. Dari jumlah tersebut, pasokan melalui kabel bawah laut mencapai 100 MW. Adapun beban puncak tercatat sebesar 225,01 MW.

Dengan kondisi tersebut, cadangan daya sistem kelistrikan Bangka berada di angka 116,04 MW. Wayan menjelaskan, komposisi pembangkit listrik di Bangka masih didominasi pembangkit berbahan bakar minyak (BBM), sementara batu bara hanya digunakan pada PLTU.

“Kondisi ini membuat kabel laut sangat krusial dalam menjaga keseimbangan sistem kelistrikan Bangka,” katanya.

Ia menambahkan, tanpa dukungan kabel bawah laut, sistem kelistrikan Bangka secara teknis masih dapat beroperasi secara mandiri.

Namun, biaya produksi listrik akan meningkat signifikan karena ketergantungan pada bahan bakar fosil.

“Secara teknis masih bisa berdiri sendiri, tetapi biaya produksinya akan jauh lebih mahal,” ucap Wayan.

Untuk menjaga keandalan operasional, PLN juga berkoordinasi dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut Bangka Belitung serta Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bangka Belitung. Koordinasi dilakukan melalui patroli rutin di sekitar jalur kabel.

“Kami berkoordinasi agar ponton tambang menjauh dari jalur kabel, baik di sisi utara maupun selatan, untuk mencegah potensi gangguan,” ujarnya.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel