YG ketika dikonfirmasi pada 12 Mei 2024 membantah memiliki atau memperdagangkan pasir timah tersebut. Ia mengakui armada truk yang digunakan merupakan milik keluarganya.
“Kalau disebut timah punya saya bukan. Yang ada armada satu unit truk benar punya saya, lebih tepatnya punya orang tua. Saya tidak bermain timah,” kata YG saat itu.
YG juga membantah tudingan terbaru. Ia meminta setiap informasi yang mengaitkannya dengan bisnis timah ilegal didukung bukti yang dapat diverifikasi.
“Informasi dan tuduhan yang Saudara sampaikan mengenai saya sebagai broker, membeli timah dari kolektor ilegal, melakukan COD, serta rutin mengirim timah ke pabrik dengan kode MX adalah tidak benar atau hoaks dan bernuansa tendensius,” tegasnya.
Hingga berita ini ditulis, tudingan tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut kepada pihak smelter, aparat penegak hukum, serta pihak-pihak lain yang disebut dalam informasi tersebut.
















