Rinciannya, 2.448 unit berada di Pulau Jawa, 431 unit di Sumatra, 166 unit di Bali, 215 unit di Kalimantan, 145 unit di Sulawesi, serta sejumlah unit lainnya di wilayah Indonesia timur.
Untuk memastikan keamanan pemudik, PLN juga menyiapkan 12 unit SPKLU mobile yang akan berpatroli di jalur utama Trans Jawa-Sumatra, siap membantu pengguna EV yang mengalami kehabisan daya di tengah perjalanan.
Tak hanya infrastruktur, PLN juga memanfaatkan teknologi digital guna mempermudah akses pengisian daya.
Melalui aplikasi PLN Mobile, pengguna kendaraan listrik dapat memanfaatkan fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) untuk menemukan lokasi SPKLU terdekat dengan lebih cepat dan efisien.
“Kami menghadirkan fitur Trip Planner di PLN Mobile agar pelanggan bisa merencanakan rute perjalanan serta menentukan titik pengisian daya secara optimal. Dengan ini, mereka tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan,” jelas Edi.
Dengan kesiapan infrastruktur, layanan siaga 24 jam, serta dukungan teknologi, PLN menegaskan komitmennya dalam menciptakan perjalanan mudik yang lebih nyaman, aman, dan ramah lingkungan bagi para pengguna kendaraan listrik.
















