Selain kontainer sampah, PT Timah juga menyalurkan bantuan berupa bibit tanaman untuk rumah kompos KSM Resam, tempat sampah terpilah untuk SDN 1 Pemali yang merupakan sekolah Adiwiyata, serta bibit tanaman bagi Kelompok Tani Desa Nangnung.
Tak hanya itu, PT Timah juga menyerahkan bantuan kayu kepada Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), yang akan diolah menjadi bahan baku biomassa.
Dalam kesempatan tersebut, PT Timah juga melepas pengiriman produksi perdana biomassa dari Balai Karya kepada METI sebagai bagian dari program energi terbarukan.
Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Timah dan DLH Bangka tentang penanaman pohon Angsana di Kawasan Industri Balai Karya Sungailiat. Program ini mendukung ketahanan energi dan pengurangan emisi gas rumah kaca tahun 2025.
“Kolaborasi seperti ini penting untuk mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan. Kami berharap sinergi dengan PT Timah bisa terus dilanjutkan demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” pungkas Ismir. (*)















