“Kami berterima kasih kepada PT Timah karena sudah mempermudah kami pelaku UMKM untuk berjualan di sini. Tempatnya gratis,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Sonia, pedagang minuman yang rutin memanfaatkan setiap kegiatan di kawasan tersebut untuk berjualan.
“Kalau ada kegiatan, saya selalu jualan di sini. Pengunjung biasanya ramai, waktunya juga panjang. Untungnya lumayan, bisa bantu ekonomi keluarga,” ungkapnya.
Menurutnya, kenyamanan dan keamanan selama berjualan menjadi nilai tambah tersendiri.
“Di sini aman, fasilitas ada, dan tidak ada pungutan apa pun,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, menilai Gedung Majapahit yang dikelola PT Timah telah menjadi magnet ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil.
“Setiap ada keramaian, pedagang pasti berkumpul. Ini jadi magnet rezeki bagi masyarakat. Kita berharap kegiatan seperti ini terus memberikan dampak positif terhadap ekonomi warga,” katanya.
Tak hanya pada momen tertentu, PT Timah juga dinilai konsisten melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan perusahaan, mulai dari sektor kuliner hingga produk kreatif lainnya.
Langkah ini menjadi bukti bahwa kehadiran perusahaan tidak semata berorientasi pada bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. (*)















