Bagi Iwan, bantuan itu seperti jawaban atas doa yang lama dipanjatkan.
“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI. Dulu rumah saya bocor dan dindingnya sudah lapuk. Sekarang sudah jauh lebih baik,” ucapnya pelan.
Seperti diketahui, program TMMD ke-127 Kodim 0432 Bangka Selatan, tak hanya menyasar rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pembangunan akses jalan menuju area persawahan sepanjang 5,5 kilometer juga menjadi fokus utama, dengan progres mencapai 64 persen. Sementara rehabilitasi RTLH telah menyentuh angka 70 persen.
Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD, Mayjend TNI Muhamad Muchidin, turun langsung meninjau pelaksanaan program di Desa Penutuk.
Dalam kunjungannya, jenderal bintang dua itu menegaskan bahwa seluruh pekerjaan harus rampung sebelum 11 Maret 2026, namun tetap mengedepankan kualitas.
“Tadi sempat saya koreksi soal kerapian bangunan. Jangan hanya cepat selesai, tapi kualitas harus benar-benar diperhatikan. Mudah-mudahan 10 hari ke depan semuanya bisa dirampungkan dan rumah sudah bisa ditempati,” ujar Muchidin.
Ia menekankan bahwa TMMD bukan sekadar membangun fisik, melainkan juga membangun harapan dan rasa aman bagi masyarakat.
Selain RTLH dan jalan, Satgas TMMD bersama warga juga membangun lima titik sumur bor untuk sumber air bersih, merehabilitasi masjid desa, memperbaiki MCK, menanam pohon keras, serta melakukan pembersihan lingkungan.
Di sisi nonfisik, penyuluhan stunting, bahaya narkoba, dan pembinaan generasi muda turut digelar bersama dinas terkait dan kepolisian. (*)
















