Ia menyebut Duta Minerba 2026 diikuti 90 peserta dari 645 pendaftar dan terbagi dalam dua batch, yakni komoditas mineral dan batu bara. Sembilan mahasiswa mendapat kesempatan mengikuti kunjungan ke PT TIMAH.
Salah satu peserta, Arya Saputra dari Universitas Hasanuddin, tertarik mempelajari karakteristik tambang timah darat dan laut, pengolahan bijih, hilirisasi, reklamasi laut, hingga monitoring pascareklamasi.
“Saya ingin memahami lebih jauh bagaimana penerapan Good Mining Practice di PT TIMAH,” ujarnya.
Peserta lainnya, Salsabila Azaliyah Putri dari Politeknik Negeri Bandung, juga ingin melihat langsung aktivitas pertambangan lepas pantai.
“Saya sangat excited untuk melihat kegiatan di lepas pantai. Saya ingin melihat langsung proses penambangan karena menurut saya ini berbeda dengan yang selama ini saya pelajari,” katanya.
Melalui program ini, peserta diharapkan memahami keterkaitan kegiatan pertambangan dengan keselamatan, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekonomi lokal.













