Dampak positif ini turut mendongkrak kinerja pendapatan daerah secara keseluruhan. Hingga periode Januari hingga April 2026, total pendapatan sudah mencapai Rp 13,07 miliar.
Angka ini melonjak tajam dibanding periode yang sama tahun 2025 yang hanya sebesar Rp 5,7 miliar, atau naik Rp 7,33 miliar.
Pemerintah daerah melihat tren ini sebagai sinyal positif bahwa konsumsi masyarakat terus tumbuh, khususnya di sektor pariwisata.
Aktivitas wisata selama libur panjang seperti Lebaran terbukti menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
Dengan capaian tersebut, Gunungkidul semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan saat musim libur lebaran.
Herman Yakub.
















