Ia menyampaikan apresiasi kepada PT TIMAH yang mendukung penyelenggaraan festival melalui sarana dan prasarana.
“Selama kami menggelar tiga kali Seruni Art Festival, memang kami bekerja sama dengan PT TIMAH. Setiap Yayasan Seruni menggelar kegiatan festival seni, kami menggunakan sarana dan prasarana PT TIMAH,” jelasnya.
Pada festival tahun ini, Sanggar Seni Seruni Production dari Bangka Barat tampil bersama Sanggar Seni Marga Gemilang Grismantara dari Belitung.
Bupati Bangka Barat Markus mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai festival seni dan budaya berpotensi menggerakkan pariwisata sekaligus ekonomi kreatif daerah.
“Festival ini menarik bagi masyarakat. Antusias penonton dan pelaku UMKM juga terlihat. Saya lihat tadi banyak sekali yang berjualan. Ini sebagai daya ungkit pariwisata kita,” katanya.
Sementara itu, pelaku UMKM binaan PT TIMAH, Rina Erzaliana, mengaku kegiatan tersebut berdampak positif terhadap penjualannya.
“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan seperti ini, omzet dagangan kami meningkat. Mudah-mudahan ke depan lebih banyak lagi kegiatan seperti ini diselenggarakan,” ujarnya.













