“Keberagaman budaya yang ditampilkan dalam Festival Pasir Padi merupakan cerminan kehidupan masyarakat Pangkalpinang yang harmonis dan saling menghormati. Inilah kekuatan yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” ucap Prof Udin.
Turut hadir dalam pembukaan festival tersebut Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Widya Kemala Sari, Kapolresta Pangkalpinang AKBP Indra Wijatmiko, Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang Bunda Susanti Saparudin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, serta perwakilan perbankan.
Prof Udin menegaskan, Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen menjadikan Pantai Pasir Padi sebagai destinasi unggulan yang mampu menarik kunjungan wisatawan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
“Pangkalpinang dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Melalui Festival Pasir Padi, kita ingin menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa keberagaman menjadi kekuatan dalam membangun daerah yang maju, inklusif, dan berdaya saing,” tambahnya.
Festival Pasir Padi 7 akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan menghadirkan berbagai perlombaan, atraksi budaya, dan hiburan rakyat yang dapat dinikmati masyarakat dan wisatawan. (*)
















