”Kami ingin menunjukkan bahwa barongsai juga merupakan olahraga yang sudah dipertandingkan hingga level dunia. Dan perlu diketahui Barongsai saat ini sudah bagian dari Cabor yang ada di KONI, bukan hanya tradisi Tiongkok tapi sudah menjadi bagian dari olahraga,” tegas Tomi.
Berbagai aksi akrobatik, tarian tradisional, serta simulasi penerimaan angpao dan buah sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran, membuat penonton yang memadati rute karnaval antusias.
Tomi berharap, FOBI Bangka Selatan dapat terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah, terutama dalam perayaan hari besar seperti HUT RI.
”Semoga ke depan FOBI Basel terus dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan tahunan pemerintah daerah, khususnya dalam perayaan Hari Kemerdekaan RI,” harapnya.
Tomi juga menambahkan, pihaknya akan terus berkontribusi untuk menghibur masyarakat Toboali, Bangka Selatan dan memperkenalkan olahraga barongsai serta para atlet lokal yang berprestasi.
“Kami akan terus berkontribusi dalam berbagai agenda tahunan maupun perayaan hari besar lainnya untuk menghibur masyarakat sekaligus memperkenalkan olahraga barongsai dan para atlet lokal berprestasi di Bangka Selatan,” pungkasnya. (*)
















