“Setiap minggu ada sekitar 2 sampai 3 ton timah ilegal yang bergerak dari Bangka Selatan ke GBT Cambai dan itu baru dari saya saja, belum lagi dari pebisnis timah ilegal lainnya,” ujar salah satu pebisnis timah ilegal di Bangka Selatan yang minta identitasnya untuk dirahasiakan ini.
“Saya dan yang lain juga di datangi Satgas dan di paksa untuk mengirim ke PT Timah untuk memenuhi kouta barang,” katanya.
Terkait dengan hal ini, Dir Ops PT Timah Tbk, Hendy dan Humas PT Timah Tbk, Anggi Siahaan dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak-pihak terkait lainnya dalam upaya konfirmasi. (red)
















