Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berkeadilan.
“Kami ingin investasi yang masuk tidak hanya menggerakkan roda ekonomi, tetapi juga memberi ruang bagi tenaga kerja lokal dan membuka peluang kemitraan dengan UMKM,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif. Investasi, kata dia, harus memberi nilai tambah nyata bagi masyarakat sekitar.
Kehadiran Indomaret di pusat kota diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan akses yang lebih dekat dan nyaman.
Di sisi lain, perputaran ekonomi di kawasan Simpang Lima diprediksi akan semakin dinamis seiring bertambahnya aktivitas perdagangan.
Debby juga mengapresiasi manajemen Indomaret yang memilih Bangka Selatan sebagai lokasi pengembangan usaha. Hal itu dinilai menjadi indikator bahwa daerah memiliki daya tarik ekonomi yang terus tumbuh.
Dengan diresmikannya gerai tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan optimistis iklim investasi akan semakin bergairah, peluang kerja semakin terbuka, dan pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan lebih inklusif menuju kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
“Ini bukti bahwa Bangka Selatan memiliki potensi dan prospek yang menjanjikan. Pemerintah daerah akan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing dan terlibat aktif dalam pertumbuhan sektor usaha modern,” pungkas Debby. (*)
















