Ketua Majelis GPIB Maranatha, Leni, mengapresiasi langkah proaktif PLN Babel yang sejak awal telah melakukan koordinasi dan pengamanan kelistrikan di gereja.
“Kami berterima kasih kepada PLN Babel atas kesiapsiagaan dan perhatian yang diberikan. Kehadiran tim PLN memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat dalam menjalankan ibadah Natal,” kata Leni.
Kunjungan ke Gereja GPIB Maranatha ini merupakan bagian dari masa siaga PLN Babel selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dalam periode tersebut, PLN melakukan pemeriksaan keandalan pasokan listrik di berbagai titik strategis dan objek vital.
Beberapa lokasi prioritas yang menjadi fokus pengamanan kelistrikan antara lain bandara dan pelabuhan, rumah sakit, pusat pemerintahan, serta gereja dan rumah ibadah yang melaksanakan perayaan Natal.
Untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal, PLN Babel mengerahkan seluruh unit kerja dan meningkatkan kewaspadaan operasional. Sebanyak 66 gereja di wilayah Bangka Belitung yang melaksanakan ibadah Natal dipantau langsung oleh petugas siaga yang ditempatkan di unit layanan, posko siaga, dan titik rawan gangguan jaringan.
“Kami memastikan seluruh personel siap siaga, mulai dari tim teknik, pelayanan gangguan, hingga pengamanan aset jaringan. Harapannya, keandalan listrik ini dapat menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat yang merayakan Natal,” tambah Ira.
PLN Babel juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile selama masa siaga Natal dan Tahun Baru. Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat melaporkan gangguan, memantau layanan, serta mengakses berbagai kebutuhan kelistrikan secara cepat dan terintegrasi. (*)
















