Pantauan di lapangan menunjukkan alat berat masih wara-wiri mengeruk dan meratakan tanah. Sementara itu, personel TNI juga turun langsung mengerjakan detail-detail teknis. Ada yang merapikan tanah, menggergaji kayu, hingga memindahkan batu untuk fondasi jembatan. Kolaborasi ini membuat pekerjaan jadi lebih cepat dan terkoordinasi, terutama di medan yang cukup menantang.
Selain jembatan Armco, di Sumatra Barat juga sedang dibangun tiga unit jembatan bailey. Lokasinya berada di Jembatan Durian Kilangan Koja, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat; Jembatan Muaro Busuak, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok; serta Jembatan Kubu Sarunai Canduang di Kabupaten Agam.
Jembatan-jembatan ini diprioritaskan untuk menghubungkan jalur vital warga, mulai dari akses ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Dengan melibatkan TNI, pemerintah berharap pembangunan bisa selesai tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas. Kehadiran aparat di lapangan juga memberi rasa aman dan semangat bagi warga.
Proyek ini bukan sekadar membangun jembatan, tapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa negara bergerak cepat saat dibutuhkan.
Herman Yakub.
















