“Ini merupakan upaya strategis pemerintah untuk memperkuat toleransi dan menjaga harmoni sosial antarumat beragama di Babel,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Hidayat juga menegaskan bahwa kondisi kerukunan antarumat beragama di Bangka Belitung sejauh ini berjalan aman, damai, dan kondusif.
“Mari bersama-sama kita jaga Bumi Serumpun Sebalai, agar masyarakatnya terus rukun, toleran, dan harmonis,” ajaknya.
Sebelum Rakor ditutup, FKUB Babel turut mengimbau para pemuka agama untuk senantiasa membina umatnya, merawat kerukunan, serta mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi ajakan anarkis yang kerap beredar di media sosial. (*)
















