Dalam kesempatan itu, Gubernur Hidayat juga mengungkapkan bahwa saat ini Pemprov Babel tengah membangun Koperasi Merah Putih yang tersebar di 360 desa. Koperasi ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi penambang dan masyarakat desa untuk lebih mandiri secara ekonomi.
“Di Babel ini sudah ada Koperasi Merah Putih di 360 desa. Nanti kita akan sampaikan ke PT Timah agar program ini bisa disinergikan. Dengan begitu, pengelolaan hasil timah bisa lebih tertata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa,” jelasnya.
Hidayat menegaskan, pemerintah daerah akan terus mengawal agar PT Timah menjalankan praktik tata niaga yang adil, transparan, dan berpihak pada masyarakat.
“Kami ingin PT Timah benar-benar hadir sebagai solusi, bukan masalah. Kalau pembayaran cepat, harga wajar, masyarakat akan merasa dihargai. Dan ini penting untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi Babel,” tandasnya.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung RI Febrie Adriansyah serta Kasum TNI Letjen Richard Taruli Horja Tampubolon. (*)















