“Tadi ada keluhan dari seorang guru yang sudah tahunan mengajar di Belitung, sementara istrinya berada di Pangkalpinang.
Besok akan kita pindahkan ke sini. Inilah gunanya kehadiran gubernur untuk datang ke lapangan untuk cek, fakta, nyata dan tanggung jawab,” tegasnya.
Menurutnya, kunjungan kerja ini menjadi bentuk perhatian pemerintah provinsi dalam memastikan fasilitas pendidikan, kualitas pembelajaran, serta penyelesaian persoalan tenaga pendidik.
Sementara itu, Guru Bahasa Indonesia SMK Negeri 2 Tanjungpandan, Yuliardi Rudian, mengaku bersyukur atas respons cepat gubernur terhadap keluhannya.
“Kalau pengajuan pindah memang sudah sembilan kali,” ujarnya.
Ia menjelaskan telah menjalani hubungan jarak jauh dengan istrinya selama tiga tahun, sejak istrinya dimutasi ke Pangkalpinang pada 2023.
Ia berharap proses pemindahan dapat segera terealisasi agar keluarganya kembali berkumpul di Belitung.
Redaksi.


















