Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ia berharap kawasan pemakaman Tionghoa Makam Sentosa dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata.
“Melalui event ini, saya berharap Makam Sentosa bisa terdaftar sebagai destinasi pariwisata,” katanya.
Anggota Komisi I DPR RI, Rudianto Tjen, menilai festival ini memperkuat harmoni sosial lintas agama.
“Saya sangat mengapresiasi keharmonisan masyarakat Babel. Perayaan seperti ini penting untuk mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Tokoh agama Tionghoa, Yohanes Bunanda, berharap tradisi Cheng Beng terus dilaksanakan setiap tahun dengan dukungan pemerintah.
Acara berlangsung tertib dan dihadiri unsur Forkopimda, pejabat daerah, serta masyarakat.
Redaksi.
















