“Hari ini kami cek langsung ke lapangan. Alhamdulillah produksi dan distribusinya berjalan lancar. Harga juga masih stabil dan bisa dijangkau masyarakat,” ujar Hidayat.
Hidayat menegaskan pentingnya keterjangkauan harga minyak goreng sebagai kebutuhan pokok masyarakat. Ia juga menyoroti peran strategis PT SWP dalam menjaga pasokan di Bangka Belitung sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
“Minyak goreng ini kebutuhan harian. Maka jaminan ketersediaan dan harga yang terjangkau harus terus kita jaga. Pemerintah tidak bisa tinggal diam,” tegasnya.
PT SWP diketahui menjadi salah satu produsen minyak sawit terbesar di wilayah Babel. Dengan kapasitas produksi tinggi dan jaringan distribusi yang kuat, perusahaan ini berkontribusi besar terhadap pemenuhan kebutuhan lokal hingga mendorong hilirisasi komoditas kelapa sawit.
Sidak ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Babel untuk memastikan rantai pasok bahan pokok berjalan lancar, terutama jelang potensi lonjakan permintaan di tengah fluktuasi harga pasar nasional. (*)
















