“Presiden Prabowo memberikan apresiasi atas capaian Dewan Nasional Keuangan Inklusif karena dinilai sejalan dengan program Asta Cita,” jelasnya.
Sejalan dengan hal itu, Gubernur Babel Hidayat Arsani menilai keberadaan TPAKD sangat penting dalam memperluas akses pendanaan bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan menengah, sekaligus mendukung program prioritas pemerintah pusat.
“Beberapa program Presiden seperti makan bergizi gratis dan koperasi Merah Putih tidak hanya memperkuat SDM, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat,” kata Hidayat.
Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan peluncuran Roadmap TPAKD 2026-2030 sebagai panduan arah kebijakan dan strategi transformasi TPAKD di masa depan.
Dokumen ini menitikberatkan pada penguatan ekosistem akses keuangan daerah, khususnya dalam memperluas pembiayaan bagi pelaku UMKM dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Rangkaian Rakornas TPAKD 2025 ditutup dengan penyerahan TPAKD Award 2025, sebagai bentuk apresiasi kepada daerah-daerah yang berhasil berkontribusi nyata dalam memperluas inklusi keuangan, meningkatkan literasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga keuangan dapat terus terjalin untuk mewujudkan pemerataan ekonomi yang berkeadilan di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Hidayat Arsani. (*)
















