Hidayat juga berharap pesta adat serupa dapat digelar lebih meriah di masa mendatang dengan dukungan pemerintah provinsi, kabupaten, dan pihak terkait.
Sementara itu, Bupati Bangka Barat Markus menilai Sedekah Kapong Kundi Bersatu sebagai bagian dari potensi wisata budaya daerah.
“Pemerintah daerah berkomitmen mengembangkan tradisi ini agar semakin dikenal. Tahun depan kami siap mendukung penuh agar dapat terselenggara lebih meriah,” kata Markus.
Ketua panitia pelaksana menambahkan, kegiatan adat tersebut terlaksana berkat gotong royong masyarakat, swadaya desa, serta dukungan mitra, termasuk PT Timah Tbk dan Bank Sumsel Babel.
Dengan mengusung tema “Dari Tanah Jering Kita Beradat, di Negeri Sejiran Kita Bersatu”, pesta adat ini menghadirkan prosesi adat, pertunjukan silat, alunan musik dambus, dan berbagai kesenian tradisional.
Acara juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga dan mempererat hubungan masyarakat dengan pemerintah daerah. (*)
















