Peresmian kantor bahasa dalam rangka perkuat peran bahasa sebagai identitas dan literasi, persiapan FLS3N dan LKS jenjang SMA/SMk tingkat provinsi.
Rapat evaluasi pelaksanaan trnsformasi budaya kerja ASN, kunjungan Dukcapil dalam upaya jalin kerjasama dalam rangka pemenuhan manfaat identitas serta optimalisasi data dokumentasi kependudukan dalam mendukung peningkatan kualitas data pendidikan.
Lalu, perencanaan dan penyelenggaraan SPM Pendidikan 2026, sosialisasi hibah dan pembuatan akun sekolah swasta pada aplikasi SIPD.
Pelaksanaan FLS3N jenjang SDLB/SMPLB/SMALB tingkat Provinsi Babel dan pengelolaan program Indonesia pintar yang transparan, akuntabel dan tepat sasaran hingga peningkatan kualitas layanan pendidikan di daerah terpencil dan kepulauan.
Gubernur Hidayat Arsani mengatakan, melalui sinkronisasi dan penyelarasan program pendidikan, pemerintah dapat lebih fokus dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sarana dan prasarana sekolah, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, hingga pemerataan akses pendidikan.
Selain itu, Gubernur Hidayat Arsani mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk memperkuat kerja sama dan komunikasi dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan di Babel.
“Kita ingin ada kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, sekolah, dan seluruh stakeholder pendidikan sehingga mutu pendidikan di Bangka Belitung semakin meningkat,” ujar Hidayat Arsani.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel optimistis melalui sinergi kebijakan dan sinkronisasi program yang berkelanjutan, kualitas pendidikan di Babel akan semakin maju dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan
Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama pemerintah kabupaten/kota berkomitmen menjadikan sektor pendidikan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.
Redaksi.
















