Menurut Debby, pembentukan karakter generasi muda tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan formal. Lingkungan keluarga, lembaga pendidikan keagamaan dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam membentuk anak-anak yang memiliki karakter kuat dan akhlak mulia.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan memperkuat kegiatan keagamaan yang dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus pembentukan karakter bagi generasi muda.
Usai menghadiri rangkaian kegiatan di Masjid Al-Furqan, Debby tidak langsung meninggalkan Desa Tiram.
Ia melanjutkan agenda dengan bersilaturahmi dan mengunjungi sejumlah rumah masyarakat. Dalam suasana kekeluargaan, Wabup Debby berbincang langsung dengan warga sekaligus mendengarkan berbagai cerita, masukan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat.
“Setelah kegiatan, Bunda juga menyempatkan diri bersilaturahmi dan berkunjung ke rumah masyarakat Desa Tiram, berbincang santai serta mendengarkan cerita dan aspirasi masyarakat secara langsung,” kata Debby.
Bagi Debby, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang lebih dekat antara pemerintah daerah dan warga.
Dengan turun langsung ke tengah masyarakat, berbagai kondisi, kebutuhan maupun aspirasi warga dapat diketahui secara lebih dekat sehingga komunikasi antara pemerintah dan masyarakat tetap terjaga.
“Bagi Bunda, silaturahmi seperti ini menjadi kesempatan untuk lebih dekat dengan masyarakat dan memahami kondisi mereka dari dekat. Semoga kebersamaan dan hubungan baik ini terus terjaga, serta membawa keberkahan dan kebaikan bagi masyarakat Desa Tiram dan Bangka Selatan,” tuturnya. (*)














