Ia mengatakan, perkembangan teknologi yang begitu cepat, perubahan sosial yang dinamis, hingga persaingan global yang semakin ketat menuntut generasi muda memiliki kualitas yang lebih lengkap.
Menurutnya, kecerdasan akademik saja tidak cukup. Generasi masa depan juga harus memiliki integritas, kedisiplinan, kepemimpinan, serta landasan akhlak yang kuat agar mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
“Kemajuan teknologi, perubahan sosial, dan dinamika global menuntut anak-anak kita tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki landasan akhlak yang kokoh,” katanya.
Hidayat juga mengajak para santri untuk memanfaatkan lingkungan belajar modern yang telah tersedia di MA ICN sebagai sarana mengembangkan kemampuan diri dan memperluas wawasan.
Ia berharap para santri mampu menjadi generasi yang membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan daerah asal masing-masing.
“Gunakan kesempatan belajar ini dengan sebaik-baiknya. Jadilah generasi yang membanggakan orang tua, membawa nama baik daerah, serta mampu berkontribusi bagi Indonesia di masa depan,” pesannya. (*)














