“Tapi juga dari sisi kalkukasi berapa lama perang ini akan berlangsung. Sebelumnya [Presiden AS] Trump mengatakan berapa hari, tetapi sekarang bicara berapa minggu,” ujarnya.
Bahas Soal BoP
Prabowo dan para tokoh juga membahas mengenai Board of Peace (BoP) yang ikut dibahas dalam konteks perkembangan mutakhir.
“Kita bahas, tapi juga dalam konteks perkembangan mutakhir apakah dengan perang yang berkecamuk di Iran ini akan melemahkan posisi dan mandat BoP kita akan berhitung lagi sisi itu,” ujar Hassan.
Menurut Hassan, Presiden membuka ruang dialog dan meminta masukan dari para tokoh yang hadir.
“Kita masing-masing mencoba memberikan kontribusi pemikiran dan usul-usul dari para peserta,” kata dia.
Ia menegaskan, konflik di kawasan Teluk bukanlah yang pertama dalam beberapa dekade terakhir.
“Di teluk ini sudah ada tiga kali terjadi perang dalam waktu 30 tahun terakhir,” ujarnya.
Hassan kemudian merinci tiga perang tersebut, mulai dari perang era Presiden Bush senior saat Irak menyerbu Kuwait, perang 2003 oleh Bush junior terhadap Irak, hingga konflik terbaru.
“Tragis memang kawasan ini menjadi lahan perang dan perang-perang besar yang membawa dampak besar bagi dunia karena sumber minyak dan gas banyak berasal dari wilayah ini, itu juga kita harus berhitung dampak terhadap kita apa,” kata Hassan.
Herman Yakub.
















