“Kelola dengan baik, ikuti aturan yang berlaku. Kalau dikelola profesional, Aston Emidary akan mampu bersaing di tengah ketatnya industri perhotelan,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager Aston Emidary Bangka, Nikolas Manurung, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan hotel yang bukan sekadar tempat menginap, tetapi menjadi ikon baru dunia perhotelan dan konferensi di Babel.
“Kami ingin Aston Emidary Bangka menjadi simbol baru hospitality di Bangka, yang menghadirkan pelayanan prima dan inovasi berkelanjutan,” ujarnya.
Nikolas juga mengajak semua pihak untuk mendukung perkembangan sektor perhotelan dan pariwisata di Bangka Belitung dengan semangat kolaborasi.
“Semoga keberadaan hotel ini memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah,” tutupnya. (*)


















