“Tentu kami akan meningkatkan langkah-langkah preventif. Kami akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kamtibmas, meningkatkan patroli menggunakan kendaraan dinas, melakukan pengaturan lalu lintas, sehingga kehadiran polisi benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Di bidang penegakan hukum, Agus menegaskan setiap penanganan perkara akan mengedepankan asas keadilan serta mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat.
Menurutnya, penyelesaian persoalan tidak selalu harus berakhir melalui proses hukum apabila masih terdapat mekanisme lain yang dapat memberikan rasa keadilan bagi seluruh pihak sesuai ketentuan yang berlaku.
“Dalam penegakan hukum tentu kami akan melihat sejauh mana dampaknya. Apakah penegakan hukum itu menjadi solusi terbaik atau masih ada mekanisme lain yang bisa diterima semua pihak, sehingga hukum benar-benar memberikan rasa keadilan,” tegasnya.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga dimanfaatkan Kapolres untuk memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Bangka Selatan agar terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa setiap anggota Polri harus mampu menjadi pelindung, pengayom, sekaligus pelayan masyarakat yang bekerja dengan penuh keikhlasan, integritas, dan tanggung jawab.
“Saya berpesan kepada seluruh personel Polres Bangka Selatan, mari kita jadikan Hari Bhayangkara ke-80 ini sebagai momentum untuk bekerja lebih baik lagi. Jadilah pelindung masyarakat, pengayom masyarakat, dan pelayan masyarakat, sehingga slogan Polri Mengabdi untuk Masyarakat benar-benar dapat dirasakan, khususnya oleh masyarakat Bangka Selatan,” pungkasnya. (*)
















