Hidayat menegaskan, peringatan 25 tahun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus dimaknai dengan keberpihakan nyata kepada masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini.
“Jangan dilihat dari nilainya, tetapi lihat niat pemerintah untuk hadir dan peduli,” tegasnya.
Bantuan tersebut disambut antusias warga. Tokoh agama Desa Penyampak, Abdulrohim, menyebut bantuan itu sangat membantu masyarakat kurang mampu.
“Bantuan ini sangat dibutuhkan warga kami,” katanya.
Warga penerima bantuan di Desa Simpang Tiga, Asiyah (56), juga mengaku terbantu.
“Walaupun sederhana, bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Redaksi.
















