Ibadah berlangsung serentak mulai pukul 19.00 WIB di beberapa gereja. Di Gereja Katolik Paroki Maria Assumpta Toboali, sekitar 200 jemaat hadir dalam kebaktian yang dipimpin oleh Romo Hissa Manurung dengan tema “Kemenangan Kehidupan Atas Kematian”.
Sementara di Gereja Santo Petrus, Desa Payung, sekitar 100 jemaat mengikuti misa yang dipimpin Romo Hery, mengangkat tema “Dalam Persekutuan Kristus yang Bangkit, Jerih Payamu Tak Sia-sia.”
Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup oleh personel Polres Basel, Polsek Toboali, Polsek Payung, dan Polsek Simpang Rimba. Hingga ibadah selesai sekitar pukul 21.15 WIB, situasi terpantau aman dan kondusif.
“Ibadah berlangsung lancar tanpa gangguan. Terima kasih kepada seluruh personel TNI dan Polri yang sudah bekerja maksimal,” tambah Kapolres.
Pihak kepolisian menyebut, kegiatan keagamaan seperti ini merupakan agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar umat beragama di Bangka Selatan. Setiap gereja mengatur jadwal ibadah secara mandiri, disesuaikan dengan kesiapan masing-masing.
“Kita akan terus hadir untuk menjamin rasa aman dan mendukung toleransi antar umat beragama,” tutup AKBP Agus. (*)
















