Proses identifikasi difokuskan pada pencocokan ciri fisik dan atribut yang masih melekat pada tubuh korban.
Saat ditemukan, kondisi jasad sudah dalam tahap pembusukan lanjut. Bagian kepala diketahui tinggal tengkorak, sementara tubuh lainnya sudah mengalami kerusakan parah.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diduga berjenis kelamin laki-laki. Korban ditemukan dalam posisi telentang di atas karang dan mengenakan pakaian berupa wearpack berwarna biru dengan lis silver.
Pakaian tersebut menjadi salah satu petunjuk awal yang kini didalami penyidik untuk membantu proses identifikasi.
Terkait penyebab kematian, polisi belum dapat memastikan. Proses otopsi, lanjut Mulya, masih menunggu persetujuan dari keluarga apabila nantinya identitas korban telah terungkap.
“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kematian sebelum proses otopsi dilakukan,” tukasnya. (*)
















