“kita ini seperti satu tubuh, kalau satu saja anggota tubuh yang sakit, maka semuanya akan merasakan sakit. Seperti itu pula yang kita rasakan hari ini,” lanjut Pajrul
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bangka Belitung, Ayahanda Sahirman Jumli mengapresiasi kegiatan doa bersama untuk Palestina.
Menurut Sahirman, hal ini menandakan bahwa masih ada mahasiswa yang peduli dan tersentuh hatinya jika melihat suatu kemungkaran dan kezoliman.
“Penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan perikeadilan seperti yang dimaktubkan dalam UUD 1945 dan apa yang dilakukan zionis israel merupakan salah satu bentuk penjajahan yang masih terjadi sampai hari ini,” ujarnya. (red)
















