Selain logistik, Indosat turut menyalurkan kartu perdana IM3 dan Tri untuk memastikan kebutuhan komunikasi warga tetap terpenuhi, terutama bagi penyintas yang memerlukan akses informasi darurat.
Agus mengatakan ketersediaan jaringan komunikasi menjadi prioritas utama di wilayah terdampak. Per 1 Desember 2025, sekitar 95 persen site Indosat di Sumatra bagian Barat sudah kembali berfungsi.
“Tim teknis kami terus mempercepat pemulihan jaringan dengan memperbaiki jalur transport telekomunikasi dan mengoperasikan perangkat portable di sejumlah titik,” ujarnya.
Perbaikan tersebut dilakukan untuk menjaga layanan dasar telepon, pesan singkat, dan data terbatas tetap dapat digunakan warga, terutama untuk berkoordinasi dan mengakses bantuan.
Indosat memastikan pemantauan kondisi di lapangan dilakukan secara berkala dan membuka kemungkinan penambahan bantuan sesuai perkembangan situasi.
Perusahaan menegaskan komitmennya mendukung percepatan pemulihan pascabencana serta memastikan layanan komunikasi tetap tersedia bagi masyarakat. (*)














