“Saat ini SAS ada di area Sumatera Utara, Riau, Jambi, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur, “SAS bukan hanya tenaga penjualan biasa, tetapi memiliki pengetahuan dan kompetensi konstruksi bangunan sehingga mereka bisa memberikan konsultasi dan berbagi informasi untuk pembangunan proyek”, katanya.
Konsultasi yang dilakukan oleh tim Si Ahli Semen mencakup rekomendasi produk unggulan, yaitu Semen Merah Putih Watershield, edukasi cara aplikasi yang benar serta pendampingan proses konstruksi untuk mendapatkan kualitas bangunan yang tinggi, sesuai dengan benefit yang ditawarkan produk.
Karena Semen Merah Putih Watershield adalah produk semen inovatif satu satunya di Indonesia yang membuat bangunan kuat lebih lama dan terlindungi, karena teknologi water repellent yang terkandung didalamnya memberikan perlindungan bangunan dari 3 sumber rembes air, luar dalam dan tanah.
Nyiayu menambahkan bahwa rumah tapak masa kini memang harus dirancang dengan pertimbangan banyak aspek. Menurutnya, pembangunan rumah bukan hanya memenuhi pertimbangan kekuatannya, tetapi juga untuk memenuhi aspek keseimbangan bangunan dengan lingkungan.
Pelatihan Reguler Untuk Meningkatkan kompetensi
Untuk meningkatkan kompetensi SAS sesuai standar yang diharuskan, Semen Merah Putih secara reguler memberikan pelatihan teknis dan non-teknis kepada “Si Ahli Semen” (SAS) setiap tiga bulan.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan konsultasi yang solutif, dengan prioritas pada pemilihan material berkualitas tinggi dan cara aplikasi yang benar untuk mendukung gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Semen Merah Putih sendiri berkomitmen bahwa pelatihan ini bagian inheren dalam meningkatkan pelayanan konsumen, dan seri pelatihan tersebut akan terus dijalankan di masa depan.
“Dengan Si Ahli Semen, Semen Merah Putih ingin memastikan bahwa setiap rumah yang dibangun tidak hanya mencerminkan kekuatan dan estetika. Tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan,” tutup Ayu.
















