Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
BeritaKab. Bangka Selatan

ITB Ajak Pelajar Eksplor Flora Langka dan Ekowisata Digital di Pantai Tanjung Labun

×

ITB Ajak Pelajar Eksplor Flora Langka dan Ekowisata Digital di Pantai Tanjung Labun

Sebarkan artikel ini
ITB Ajak Pelajar Eksplor Flora Langka dan Ekowisata Digital di Pantai Tanjung Labun

Menurutnya, hal sangat ini penting karena wisata kreatif bisa menjadi sumber pendapatan berkelanjutan sekaligus media pembelajaran ekowisata.

“Jadi kami ingin mengintegrasikan informasi dengan digitalisasi. Semua hasil inventarisasi kami masukkan ke website agar masyarakat lebih mudah mengaksesnya. Dengan model ini, pengelola wisata dapat memperbarui data secara mandiri dan memanfaatkan teknologi digital sebagai modal pengembangan ekowisata edukatif,” jelasnya.

Selain pelajar, lanjut Mika, kegiatan TIDE ke depan juga akan melibatkan mahasiswa dan masyarakat setempat, untuk memperdalam pemahaman tentang ekowisata serta keanekaragaman hayati dan geologi kawasan Tanjung Labun.

“Hari ini fokus kami pada anak-anak SMP dan SMA sebagai tahap uji coba. Nantinya, kami akan bekerja sama lebih lanjut dengan Pokdarwis untuk mengemas program ini secara lebih lengkap, termasuk melibatkan mahasiswa dari UBB. Tujuannya tetap sama, yakni untuk menambah wawasan sekaligus memberi nilai jual pada kawasan wisata ini,” tambah Mika.

Lebih lanjut, Mika membeberkan, dari hasil survei yang dilakukan tim ITB pada Agustus lalu, ditemukan sebanyak 82 spesies keanekaragaman hayati, termasuk beberapa yang terancam punah. Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat untuk menjaga spesies langka tersebut.

“Kami ingin masyarakat mengetahui adanya spesies yang terancam punah, sehingga bisa dijaga bersama-sama. Program ini juga membuka peluang ekonomi baru dengan meningkatkan minat masyarakat mengunjungi lokasi wisata,” ujarnya.

Selain edukasi, kata Mika, program TIDE ini menekankan kolaborasi antara masyarakat, pengelola, dan pemerintah melalui integrasi teknologi, untuk mempermudah akses informasi, publikasi, dan pengembangan ekowisata berkelanjutan.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi model percontohan ekowisata berbasis edukasi dan digitalisasi yang selaras dengan konservasi lingkungan. Anak-anak belajar langsung di alam, mahasiswa mempraktikkan ilmu mereka, dan masyarakat sekitar mendapatkan peluang ekonomi dari ekowisata,” tutup Mika.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel